Headlines

GUS NURIL MENJAMINKAN DIRINYA UNTUK ANAK ANGKATNYA (KETUM GMBI) TERKAIT DEMO POLDA JAWA BARAT 27 JANUARI 2022


INFO JABAR NEWS, Jakarta Utara Beredarnya berita penangkapan Ketua DPP LSM GMBI, Fauzan Rahman. Gus Nuril angkat bicara di kediamannya , Pondok pesantren Abdurrahman,Jakarta timur, Senin 31/02/2022, terkait masalah yang menimpa Anak Angkatnya, Fauzan Rahman.

Disela Kegiatan Gus Nuril sebagai pengasuh beberapa pondok pesantren sekaligus Senopati tertinggi PGN (Patriot Garuda Nusantara)yang baru saja beberapa hari ini mengadakan diklat pengenalan secara dini konsep ahlus sunah waljama’ah, sempat dikagetkan akan berita miring terhadap Ketua Umum LSM GMBI, Fauzan Rahman di tanggerang

Atas peristiwa tersebut Gus Nuril dalam Pers Release kepada awak media GW Indonesia News membuat pernyataan sikap dan klarifikasi serta permohonan maaf kepada Kapolda Jawa Barat, Irjen Suntana, beserta jajarannya yang berisi :

  1. LSM GMBI melakukan aksi demontrasi diluar sepengetahuan atau diluar kontrol ketua umum LSM GMBI, Fauzan Rahman, karena ketua umum sedang berada di Tanggerang
  2. Saudara Fauzan Rahman sebagai Ketua Umum LSM GMBI yang dianggap sebagai anak angkat Gus Nuril, LSM GMBI Wilter Jawa Tengan dan Jawa Barat sedang melakukan upaya negosiasi kepada pihak polda jawa barat untuk meminta keadilan atau kepastian hukum terhadap anggota yang terbunuh pada tanggal 24 November 2021 di karawang, sebagai bentuk solidaritas, tanpa disadari ada oknum yang melakukan pengrusakan dan menaiki patung maung lodaya sebagai lambang kehormatan polda jawa barat di luar kontrol nya , karena banyaknya anggota LSM GMBI yang turut hadir.
  3. Gus Nuril amat menyesalkan bahkan meminta maaf atas kejadian tersebut kepada Irjen Suntana ( Kapolda Jawa Barat ), namun bukan berarti GMBI tidak hormat dan bertindak radikal, karena gus nuril tahu setiap gerak GMBI, Oleh karenanya Gus Nuril bersedia menjadi Pembina supaya ada pengenalan terhadap kehalusan budi dan yakin aksi tersebut ada penyusup dari luar yang membuat provokasi saat demo berlangsung.
  4. Ketika Sdr Fauzan di mintai keterangan, Sdr Fauzan tidak melakukan perlawanan bahkan bertanggung jawab penuh sebagai seorang pimpinan LSM GMBI.
  5. Abah Gus Nuril Meminta kepada Polda Jawa Barat ( Irjen Suntana ) untuk memberikan keringanan terhadap sdr Fauzan karena beliau sedang dalam keadaan sakit bahkan sempat anfal dan makanannya perlu di atur secara ketat.
  6. Tim Advokat Sdr Fauzan sudah mengajukan Permohonan Penangguhan Penahanan pada hari Senin tanggal 31 Januari 2022 kepada Bapak Kapolda Jawa Barat untuk meminta penangguhan, bahkan Gus Nuril bersedia menjadi jaminan sepenuhnya terhadap Sdr Fauzan jika melarikan diri, karena Gus Nuril percaya bahwa Sdr Fauzan bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi meskipun pada saat kejadian sdr Fauzan tidak ada dilokasi
  7. Terkait anggota yang menunggangi Patung Kehormatan Macan hitam di polda jabar, menurut data dilapangan bahwa anggota tersebut tidak sepenuhnya anggota GMBI karena baru bergabung 3 hari dan belum tercatat secara resmi sebagai anggota GMBI,
  8. Gus Nuril sebagai ayah angkat Sdr Fauzan Rahman ( Ketua Umum LSM GMBI ) merasakan duka yang paling dalam atas kejadian aksi demo diluar sepengetahuan Sdr Fauzan Rahman tersebut, karena beliau sedang ditanggerang dan beliau sedang menghadiri rapat koordinasi dengan kejaksaan atau pengadilan. Setelah dari itu beliau di jemput diwilayah tanggerang di Lemo Hotel sekita pukul 03.00 wib (dini hari) pada tanggal 28 Januari 2022 oleh Kepolisian Polda Jawa Barat. Serta sebagai Ketua Umum, Sdr Fauzan bersikap kooperatif ikut ke Polda Jawa Barat.
  9. Aksi Demo yang dilakukan Oleh LSM GMBI adalah Bentuk aksi solidaritas untuk menuntut Aktor Intelektual atas terbunuhnya Anggota GMBI kadivpam district rembang ( Achmad Sudir ) yang mana kejadian tersebut pada tanggal 24 November 2021 di karawang.
  10. Gus Nuril Sebagai ayah angkat meniminta maaf dan meminta kepada Irjen Suntana, Dan untuk anggota GMBI yang menunggangi patung maung lodaya sebagai kebanggaan milik polda jawa barat serta pengrusakan pagar di polda tidak sepenuhnya kesalahan dari LSM GMBI karena menurut data dilapangan diduga adanya penyusup dan diduga ada ormas atau LSM pecahan dari GMBI dan masih memegang seragam GMBI. Seragam tersebut belum ditarik sepenuhnya.

Sampai berita ini diterbitkan, Gus Nuril meyakini bahwa LSM GMBI tidak sepenuhnya bersalah karena diduga ada kelompok radikal atau kelompok Rivalnya yang menunggangi aksi tersebut.

Penulis : Arry Kurniawan

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © Infojabarnews. Designed by Arry Kurniawan